•  
  •  

Sejarah Berdirinya Kotak Kreatif

Apa itu kotak kreatif? Kotak kreatif yang biasa disingkat kotif adalah sebuah komunitas studio game di Universitas Budi Luhur, Jakarta yang sudah menghasilkan banyak game berkualitas dan selalu berkembang di setiap karyanya.

Tim Kotak Kreatif melakukan presentasi di SMK Budi Luhur. FOTO: Instagram @kotakkreatif

Kotif juga pernah beberapa kali memenangkan kompetisi game developer loh. Didirikan pada tahun 2016 yang berasal dari ide mahasiswa Universitas Budi Luhur Jakarta Fakultas Teknologi Informasi yaitu Alfat. Bekerja sama dengan dosen serta mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi konsentrasi DKV (Desain Komunikasi Visual). Bersama dengan Bapak Ricky Widyananda Putra, S.I.Kom., M.Sn selaku dosen Ilmu Komunikasi dan pembimbing mereka. Hal ini merupakan pertama kalinya terjadi kolaborasi antara mahasiswa FTI dengan mahasiswa Fikom.

Kemudian Kotak Kreatif mencoba mengikuti lomba di IT FEST Surabaya yang di adakan oleh ITS pada tahun 2017 dan hanya masuk nominasi 7 besar nasional dan belum menjadi juara. Tapi hal ini cukup membanggakan, karena komunitas yang masih seumur jagung dapat masuk nominasi dalam lomba tingkat nasional.

Singkat cerita, Alfat dan anggota dari FTI Budi Luhur menggundurkan diri dari kotak kreatif karena beberapa kesibukan mereka. Dengan keputusan seperti itu, maka hanya mahasiswa DKV Fikom Budi Luhur yang tersisa untuk melanjutkan kotak kreatif ini. Mereka yang bertahan tidak ingin komunitas ini bubar. Salah satu anak DKV Fikom Budi Luhur yang bernama Thaba mencari perangkat lunak yang minim bahasa program atau codding untuk mahasiswa DKV yang masih bertahan agar dapat digunakan dan mudah dipahami. Pembimbing mereka yaitu bapak Ricky Widyananda Putra, S.Ikom, M.Sn berjanji akan mengajukan ke pihak kampus agar memfasiliasi software untuk kegiatan mereka.

Tak lama setelah itu, kotak kreatif mengikuti kompetisi Tingkat nasional pada kategori game development yang diadakan di UNESA Surabaya dengan judul Informatics Champions 2017 dengan tema “Explore Your Creativity In Thecnology Era”. Pada kompetisi kali ini kotak kreatif mengirim 1 tim dari Fikom yang berjumlah tiga orang. Disana mereka mempresentasikan game yang mereka lombakan dan mereka berhasilkan memenangkan juara 2 lomba tersebut di tingkat nasional. Game yang mereka lombakan dan presentasikan yaitu galaxy pedia yang sekarang sudah bisa di download di Kotakkreatif.com.

Pada saat mereka juara Bapak Ricky Widyananda Putra S.Ikom, M.Sn mencoba untuk mengajukan ke Budi Luhur untuk membeli software game development untuk 1 PC atau 1 user. Kemudian setelah memenangkan lomba di UNESA, mereka mengikuti lomba lagi di USU (Universitas Sumatera Utara) IT FEST 2018 (Kategori Game Development) dengan judul game “Penerus Bangsa” dengan mengirim 2 Tim (Tim Kotif 2: Ahmad Thaba Thaba’i, Rizki Dwi Hapsoro, Ony Ramadhan Ilham, Agung Pranoto, Tri Widyanto, Ridwan Al Zufri) dan “Endangered Rhino” (Tim Kotif 1: Fatma Misky, Rizki Dwi Wahyuni, Nur Putri Husnina, M. Saufa Mahardika, Irfan Aditya Putra) dengan dosen pembimbing Bapak Ricky Widyananda Putra S.Ikom, M.sn dan perwakilan Fakultas Ilmu Komunikasi Bapak Pramegia selaku koordinator perlombaan bagi Fikom. Perjuangan merekapun tak sia–sia, mereka berhasil memenangkan juara 1 dan 3 dalam lomba tersebut.

Tim Kotak Kreatif berhasil mendapatkan Juara 1 dan 3 dalam ITFest 2018 Univ. Sumatera Utara dalam kategori game developer tingkat Nasional. FOTO: Instagram @kotakkreatif

Kemudian lomba selanjutnya yang mereka ikuti yakni IT FEST di UNESA Surabaya Championship 2019. Dalam kategori game development dengan dosen pembimbing Bapak Ricky Widyananda Putra S.Ikom, M.sn dan mereka berhasil mendapatkan juara 1 pada lomba tersebut. Kita patut bangga, dua tahun berturut–turut, Budi Luhur memegang kemenangan di UNESA yakni juara 1 dan 2.

Walaupun kotif dipegang oleh mahasiswa DKV, namun tidak menutup kemungkinan untuk memenangkan berbagai lomba yang berhubungan dengan Teknologi Informasi dan Kotak Kreatif pun dapat menerima anggota baru selain DKV dengan syarat konsisten dalam hal ini agar semakin banyak mahasiswa Budi Luhur yang memilki peluang untuk mengikuti lomba dengan pengalaman berharga.

Acara selanjutnya yang diikuti yakni game prime dari Bekraf 2019 “The Biggest Game Exhibition In Indonesia”. Acara internasional tentang developer game yang berlangsung 13-14 Juli 2019 mendatang. Dari 3 tahun yang lalu, Kotak Kreatif sudah pernah submit proposal ke acara tersebut namun belum lolos. Namun pada tahun 2019 lolos kotif dapat lolos dan masuk di 50 besar dari seluruh developer game di Indonesia.

Bukan hanya pengalaman yang seru dan pembuatan game yang mengasyikan. Namun, seluruh akomodasi, transportasi dll seluruhnya ditanggung Universitas Budi Luhur saat mengkuti lomba. Jika mahasiswa Budi Luhur meraih juara 1 & 2 maka akan mendapatkan beasiswa free BOP dan SKS dan hanya bayar 300 ribu untuk biaya daftar ulang. Sedangkan juara 3 mendapat beasiswa BOP namun sks bayar selama 1 semester.

Penulis: Nur Siti Fatimah

Editor: SA

WhatsApp chat