•  
  •  

Dosen Fikom UBL Sosialisaikan Cara Tangkal Hoaks di Medsos Bagi SMK An-Nurmaniyah, Tangerang

Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Budi Luhur melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai upaya melaksanakan tri dharma perguruan tinggi. PKM ini dilaksanakan di SMK An-Nurmaniyah, Tangerang, Banten pada Senin, 13 Januari 2019.

Acara tersebut mengangkat tema “Literasi Media Komunikasi dalam Menangkal Hoaks di Era Digital Bagi SMK An-Nurmaniyah, Tangerang, Banten. PKM ini diikuti enam dosen Fikom yaitu Dr. Umaimah Wahid, M.Si, Dr. Dudi Iskandar, M.I.Kom, Sukma Alam, S.I.Kom, M.I.Kom, Danang Soeminto, M.I.Kom, Laksmi Rachmi, M.I.Kom, dan Drs. Dwi Prijono, M.I.Kom serta dua mahasiswa Fikom yaitu, Jesco Marcelino dan Alifia Fitri.

Dalam PKM ini, para siswa-siswi diberi serangkaian materi seputar perkembangan teknologi komunikasi, penggunaan media sosial, hukum dan kode etik di media sosial, dasar-dasar jurnalistik dan memberikan tips terhindar informasi hoaks.

Sukma Alam selaku ketua pelaksana PKM ini mengatakan, tema literasi media komunikasi di angkat agar para siswa-siswi dapat mengetahui dan menyaring informasi khususnya di media sosial. Menurutnya, hoaks sangat banyak beredar di media sosial maka perlu sosialisasi.

“Kalau kita flash back pada Pilpres 2019 kemarin hoaks itu paling banyak di sosial media apalagi generasi sekarang sudah punya handphone. Otomatis informasi yang diterima langsung dari tangan. Nah di sinilah kita sebagai pengajar perlu edukasi mengenai literasi media,” katanya.

“Kami berharap siswa-siswi SMK An-Nurmaniyah dapat merealisasikan di kehidupan sehari-hari. Tujuannya untuk cerdas dalam bermedia sosial,” tambahnya.

Sementara, Kepala Sekolah SMK An-Nurmaniyah Drs. H. Djaja Sudirja berterima kasih kepada kampus Budi Luhur yang meluangkan waktu untuk berbagi ilmu pengetahuan. Ia berharap hasil dari PKM ini menambah pengetahuan siswa-siswinya.

“Saya mewakili pihak sekolah mengucapkan terima kasih. Semoga bapak-ibu memberikan ilmu kepada anak-anak kami bermanfaat,” ujarnya.